masjid istiqlal

Gambar Masjid Istiqlal (Sumber : Tafsiralquran.id)

Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku (51 : 56)
Tunaikanlah Shalat Wajib diawal waktu dan Ramaikan Masjid Di Sekitar Anda.

Masjid Istiqlal – terletak di Jakarta Pusat, merupakan salah satu spot wisata Reliji terbaik di Indonesia. Banyak sekali pengunjung yang ingin menikmati masjid dengan beribadah, istirahat, hingga I’tikaf di dalamnya.

Ternyata Masjid Ini dibangun dengan tujuan sebagai Simbol Kemerdekaan sekaligus Toleransi dalam beragama. 

Masjid yang diprakarsai oleh Ir. Soekarno ini ternyata memiliki fakta menarik dibalik sejarah masjid, kegunaan, serta arsitektur masjid. 

Berikut adalah 10 fakta menarik yang perlu Anda Ketahui tentang Masjid Istiqlal.

Table of Contents

Lokasi Masjid Istiqlal Yang Unik Serta Kisah Dibaliknya

Awalnya, Terdapat perbedaan pendapat mengenai lokasi pembangunan masjid.  Ir. H. Mohammad Hatta, Wakil Presiden RI pertama di Indonesia, mengusulkan untuk membangun masjid di Jl. Moh. Husni Thamrin (kini menjadi Hotel Indonesia). Selain karena lokasinya yang strategis (belum ada bangunan saat itu), Ia merasa bahwa tempat ini cocok karena berada di kawasan masyarakat muslim. Akan tetapi, Ir. Soekarno (Presiden RI pertama) mengusulkan agar pembangunan masjid berada  di Taman Wilhelmina, dekat dengan bangunan pemerintahan, serta alun-alun Hal ini merupakan sebuah adat dari Jawa Kuno bahwa bangunan suci harus berdekatan dengan Keraton (alun-alun). Masjid Agung Demak merupakan masjid pertama yang mencampurkan nuansa Islam dengan budaya Jawa Kuno (Hindu). Alasan lainnya,  Soekarno ingin membangun masjid berdampingan dengan Gereja Katedral Jakarta. Hal ini melambangkan toleransi dalam beragama, persaudaraan, serta persatuan Indonesia, sesuai dengan pancasila. Ide dari Moh. Hatta sendiri dirasa lebih efektif dan efisien karena tidak perlu menggusur bangunan yang ada di Lokasi.  Setelah dimusyawarahkan, Masjid pun dibangun di lokasi Taman Willhelmina dengan menggusur bangunan yang ada diatasnya, yaitu bekas Benteng Belanda (Benteng Prins Frederick).

Masjid Istiqlal, Masjid Terbesar di Asia Tenggara

Perlu Anda Ketahui,

Masjid Istiqlal memiliki luas tanah sekitar 98.247 m² dan luas bangunan sebesar 24.200 m². Bahkan, masjid ini dapat menampung hingga 200.000 Jamaah.

Bangunan utama masjid dimahkotai oleh sebuah kubah besar dengan panjang sekitar 45 meter yang terbuat dari kerangka baja antikarat dengan berat hingga 86 ton. hal ini melambangkan kemerdekaan Indonesia, yaitu 1945. 

Atap masjid ini di topang oleh 12 tiang di bangunan utama masjid. Angka ini melambangkan hari ulang tahun Nabi Muhammad SAW yaitu 12 rabiul awal. Selain itu, terdapat satu lantai utama dan empat tingkat balkon yang melambangkan Pancasila maupun Rukun Islam.

masjid istiqlal

Sumber:  Wikipedia

Arsitektur Masjid Istiqlal oleh seorang Nasrani

Masjid yang telah dirundingkan sejak tahun 1950 ini, akhirnya diumumkan sebuah sayembara rancang bangun masjid Istiqlal pada tahun 1955.

Sayembara ini dilaksanakan selama 3 bulan dengan total sebanyak 30 peserta. Juri sayembara sendiri merupakan para cendikiawan (Arsitektur) dan ulama besar di Indonesia yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

Pada akhirnya,

Sayembara yang dilakukan itu dimenangkan oleh Friedrich Silaban dengan karya yang bertajuk ‘ketuhanan’. Ia menggunakan gaya arsitektur yang belum digunakan pada masjid lainnya. 

Statusnya yang beragama Kristen ini tidak mematahkan semangat Friedrich untuk memberikan jasanya dalam pembangunan masjid Istiqlal. 

Friedrich sendiri mendalami Ibadah dalam Islam, mulai dari wudu, shalat berjamaah, kiblat, serta hal lainnya yang berkaitan dengan kegiatan di dalam masjid. Hal inilah merupakan fakta dari toleransi dalam beragama.

 

masjid istiqlal dulu - Grid.id

Sumber:  Intisari Online – Grid.id

Dibangun Selama 17 Tahun dengan Pengeluaran Sebesar 7 Triliun Rupiah

Upaya pembangunan masjid ini berlangsung sangat lama dikarenakan berbagai faktor yang ada di dalam pembuatannya.

Dikutip dari Situs Informasi Masjid Kementerian Agama mengenai sejarah Masjid Istiqlal, Pemancangan Tiang pertama dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1961, bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pembangunan masjid Istiqlal berlangsung tidak kondusif, dikarenakan kepentingan politik yang hanya memperjuangkan kepentingan masing-masing. Apalagi semenjak peristiwa G30S/PKI, pembangunan pun bahkan tidak dilanjutkan sama sekali.

Pada tahun 1966, KH. Muhammad Dachlan, menteri agama pada saat itu, mempelopori kembali pembangunan masjid Istiqlal, serta kepengurusan dipegang oleh KH. Idham Chalid, Koordinator Panitia Nasional Pembangunan Masjid Istiqlal.

Akhirnya,

Masjid ini selesai dibangun dan diresmikan pada tanggal 22 Februari 1978 oleh Soeharto. Hal ini ditandai dengan prasasti yang dipasang di area tangga pintu As-salam.

Setelah diperhitungkan secara keseluruhan, biaya pembangunan Masjid Istiqlal sebesar Rp. 7.000.000.000,- (tujuh miliar rupiah), sebuah masjid yang tidak hanya besar, tetapi sangat mahal dalam pembuatannya. 

prasasti peresmian masjid istiqlal

Sumber:  Wikipedia

Arti Nama dari Istiqlal

Istiqlal merupakan bahasa arab yang memiliki arti Merdeka. Hal ini bermakna bagi kita untuk mengenang dan mensyukuri kemerdekaan Indonesia yang diberikan oleh Allah SWT.

Bahkan,

Sampai saat ini, banyak yang tidak percaya bahwa Indonesia dapat memenangkan perang dengan bambu runcing melawan senjata api Belanda dikala itu. 

Inilah mukjizat Allah SWT dalam menolong kaumnya. Masjid Istiqlal sendiri dimaknakan sebagai ucapan syukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kemerdekaan.


Lantunan Suara Mirip Dengan As-Sudais, Iman Besar Masjid Nabawi

Bagi teman-teman yang pernah solat Idul Fitri maupun Idul Adha disini pasti sudah tidak asing lagi mendengar lantunan ayat dari Imam Sinaga.

Yap, 

Imam besar Masjid Istiqlal sekaligus Hafizh Quran, Hasanuddin Sinaga memiliki banyak penggemar di kalangan Indonesia dikarenakan lantunan ayat suci olehnya mirip sekali dengan Imam besar Masjid Nabawai, Abdurrahman As-Sudais.

Setiap jemaah yang mendengarnya akan seperti salat di Mekah dan hampir membuat sebagian orang menangis, bahkan Suryadhama Ali, menteri agama dibawah kepemimpinan SBY, merupakan penggemarnya.

Selain itu, ia juga membimbing pengajian, konsultasi agama dan mengajar kelas majelis taklim di hari yang sama.


Bedug Raksasa Seberat 2 Ton

Bedug yang digunakan pada masjid Istiqlal, memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan bedug lainnya.

Bedug yang diletakkan diatas penyangga sekitar 4 meter ini ternyata memiliki berat sebesar 2,3 Ton atau 2300 kg. Menarik bukan?

Bagian depan dari bedug memiliki diameter sekitar 2 meter, sedangkan bagian belakang memiliki diameter sekitar 1,7 meter. Bedug ini terbuat dari kayu meranti merah dari pohon yang berusia lebih dari 300 tahun di hutan Kalimantan Timur.


Selain itu, bahan penyangga bedug sendiri terbuat dari kayu Jati dari Jawa Tengah.

Penasaran Dengan Fakta Unik Lainnya?

Yuk dibaca lagi kebawah

Makna Dibalik 7 Pintu Masjid Istiqlal

Pintu masuk masjid Istiqlal sendiri berjumlah 7 dengan nama-nama dari Asmaul Husna, 3 diantaranya adalah pintu utama. Angka 7 ini merupakan lapisan langit yang ada di alam semesta. 

Nama pintu dan maknanya yaitu:

  1. Pintu Al-Fattah (utama), Yang Maha Pemberi Pintu Rezeki
  2. Pintu As-Salam (Utama), Yang Maha Sejahtera
  3. Pintu Ar-Razzaq (Utama), Yang Maha Memberi Rezeki  
  4. Pintu Al-Quddus, Yang Maha Suci
  5. Pintu Al-Malik, Yang Maha Raja
  6. Pintu Al-Ghaffar, Yang Maha Pengampung
  7. Pintu Ar-Rahman, Yang Maha Pengasih

Tempat Wisata Reliji Terbaik di Jakarta, Sempat Dikunjungi Obama

Kemegahan Masjid Istiqlal sendiri merupakan spot wisata reliji yang diminati oleh warga Indonesia. Bahkan, tak heran juga banyak pengunjung dari berbagai negara asing dengan keturunan yang berbeda.

Presiden Amerika Barrack Obama,  didampingi oleh Istrinya,   Sebelumnya pernah melihat-lihat Masjid Agung Istiqlal dikarenakan rasa penasarannya dengan kemegahan masjid ini.

 Oleh karena itu,

Anda sebagai Warga Indonesia, jangan mau kalah sama Warga Negara Asing ya untuk mengunjungi masjid Istiqlal. Tersedia juga merchandise dan sejenisnya di sekitar wilayah masjid untuk suvenir Anda.

Spot Favorit I'tikaf Untuk Mahasiswa

Sudah tidak heran lagi bagi Anda, Mahasiswa sekitar Jabodetabek diajak temannya untuk melakukan I’tikaf di masjid ini.

Itikaf adalah sebuah kegiatan berdiam diri di Masjid dengan tujuan untuk beribadah. Banyak sekali dikalangan anak muda yang memenuhi masjid di hari menjelang Ramadan Berakhir.

Selain mengharapkan sahur gratis, Para Mahasiswa mengisi waktu luangnya untuk beribadah, menghafal Al-Quran, maupun Belajar. Banyak juga terlihat mereka yang sedang berdiskusi.

Nah itulah Keunikan Masjid Istiqlal beserta makna dibalik pembuatannya. Yuk komentari dibagian bawah jika ada yang ingin ditambahi atau dikriiti.

Leave a Reply

Hubungi Kami
Butuh Bantuan?
Assalamualaikum Wr Wb.

Ada yang bisa dibantu?